i WANT to be like him!

1:59 pm

pernah nonton The Butterfly Effect tidak?
film keluaran tahun 2004 ini berhasil menyita perhatian ku. setiap hari, setiap waktu aku berharap bisa dapatin kaset DVDnya secara full. tapi hasilnya nihil, setiap aku pergi ke toko kaset yang resmi maupun yang bajakan, mereka selalu bilang, "maaf dek, itu film lama. tidak di produksi lagi" ooh sayang sekali yah..
sebenarnya mudah saja sih, tinggal klik you tube pasti bisa nonton. tapi masalahnya enggak segampang itu. the butterfly effect yang di youtube pada berserakan episodenya, susah ah. buat nontonnya jadi gak konsen. 
pertama kali aku liat film ini di Bioskop Trans TV sekitar akhir tahun 2009 atau 2010. lupa. tapi sekali liat, aku langsung tertarik dengan film itu. selain aktor utamanya si Asthon Kutcher yang notabene aktor cakep, jalan ceritanya pun keren. alur yang di pergunakan, alur maju mundur. bikin penasaran! 

sekarang entah kenapa aku merasa, aku harus seperti Ashton Kutcher. kembali ke masa lalu, memperbaiki semuanya. yah aku sadar, ini GILA! tidak mungkin seorang manusia dapat kembali ke masa yang telah lampau. harusnya aku sadar, itu hanya bisa di film. hanya ada di dunia imajinasi para sutradara dan perancang skenario. tapi entahlah aku betul-betul ingin seperti dia, Asthon Kutcher.

Change one thing, change everything -The Butterfly Effect-
aku setuju dengan pernyataan diatas. merubah satu hal, dapat merubah semuanya. hmm inilah yang dinamakan penyesalan memang selalu datang terlambat! ingin melupakan, tapi aku selalu aja masih belum terima kebodohan ku di masa lalu. kalo boleh, kalo saja bisa, aku serius ingin mengubahnya. mengubah suatu hal kecil yang mungkin akan berpengaruh besar pada kehidupan ku yang sekarang. mengubah sifatku yang memang enggak bisa bersabar sedikit saja, ah seandainya ya.
tapi aku sadar, semuanya enggak mungkin lagi. menjalani hidup yang sekarang jauh lebih baik daripada berharap terus menerus agar seperti Ashton Kutcher. aku yakin aku bisa, tapi enggak secepat seperti membalikkan telapak tangan. semuanya butuh proses, enggak ada yang instan di dunia ini (yah kecuali mie instan).
"i’ll be there as soon as i can, but i’m busy mending broken pieces of the life i had before" (Unintended - MUSE)
setelah ku baca tulisan ini dari atas sampai bawa, aku ketawa sendiri jadinya HAHA baru juga masuk awal september ya tapi hati udah melow aja. ternyata icak memang belum benar-benar sembuh, tapi aku percaya. memasuki Oktober Ceria, aku pasti sudah sembuh (macam sakitnya parah kali bah). aku yakin, Tuhan menciptakan sejuta kebahagiaan buat ku dimasa depan. yap, believe it cak!
get well soon afop,hope this is the last time your tears fall.


You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe