i wouldn't do it

11:15 pm


"if  have a chance to hurt you, i wouldn't do it"


Mendoakan orang yang sudah 'mengobrak-abrik mood' kita bukanlah perkara yang mudah. Terlebih-lebih jika orang itu sudah menyebabkan setengah bagian dari senyum mu luluh lantak. Itu sulit. Bawaannya pasti pengen nyumpahin, mengutuknya agar tidak bahagia disana. Mendapatkan hal yang sebanding dengan apa yang kita rasakan. Tidak rela melihat dia tertawa lepas. Tidak ikhlas menemukan dia tertidur nyenyak.
Lebih sial lagi kalau ternyata orang yang meluluh-lantakkan senyum mu tadi juga merupakan orang yang menciptakan senyummu. Kamu tau rasanya gimana? Sesak. Dibuat bahagia dan dibuat nangis oleh orang yang sama, gak enak. Rasanya seperti hati kita ini tidak punya harga lagi. Dilempar keatas, dilempar kebawah. Tapi karna udah terlanjur sayang, ya ikhlasin aja ya. Dibawa senyum aja, padahal hati udah sakit banget. Munafik.

Jadi ingin membencinya balik atau mendiamkannya? Saya pilih, terus mendoakan. Selamat malam.

You Might Also Like

1 comments

  1. aku suka banget sama blognya..
    isi blog dan postinganya bagus, menarik dan bermanfaat sakali..:)
    jangan lupa untuk terus menulis menulis yaa..^_^

    oia salam kenal
    kalau berkenan silahkan mampir ke EPICENTRUM
    folloback juga ya buat nambah temen sesama blogger,,tukeran link juga boleh,,makasih..^_^

    ReplyDelete

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe