Jomblo-itis

11:57 am

Sebagai mahasiswa kedokteran sepertinya gak afdol kalo aku gak ngebahas bidang perkuliahan ku sendiri. Baiklah setelah beradu pendapat dengan kapita selekta selama beberapa detik, akhirnya aku memutuskan untuk membahas RADANG. 


Apakah itu Radang? 
Radang adalah suatu respon utama sistem kekebalan terhadap infeksi dan iritasi.
Setiap penyakit peradangan pasti selalu ada akhiran ‘itis’nya. Contoh Pleuritis (radang pleura), konjungtivitis (radang konjungtiva), Sialodinitis (radang kelenjar ludah), Dermatitis (peradangan pada kulit, epidermis maupun dermis), Kangenitis dan Jomblongitis (radang hati #eh).
Setiap peradangan pun memiliki tingkat keganasan masing-masing. Ada dua jenis tingkat peradangan, akut dan kronis. Akut merupakan tingkat paling ganas dari suatu penyakit, penyakit apapun itu. Sedangkan kronis, merupakan tingkat awal sebelum memasuki fase akut.
Beberapa radang tersebut diatas mungkin dapat kamu temukan di internet maupun buku-buku. Khusus kali ini, aku mau ngebahas Jomblongitis atau biasa disebut dengan single. Eh enggak ding, Jomblongitis dan single itu adalah dua hal yang jauh berbeda. Bedanya dimana? Jengjengjeng.

Jomblongitis adalah Suatu radang hati yang menyebabkan seseorang tak berstatus ngamuk saat melihat pasangan lain sedang mesra-mesraan dimanapun dan kapanpun. Sehingga dengan tidak segan-segan melakukan tindakan-tindakan aneh seperti ngajak tukang becak pacaran #eh. Etiologinya belum diketahui, namun diduga penyakit ini disebabkan oleh imundefisiensi akut dibagian hepar. Epidemiologi meningkat pada orang yang baru mengalami ‘psikosa post putus’, peradangan semakin hebat saat mantan merupakan pelaku utama proses bermesraan tersebut. Prognosis buruk jika OS (orang sakit) masih dalam keadaan tidak berstatus alias JOMBLO.

Sedangkan,

Single adalah reaksi fisologis orang normal saat tidak memiliki pemilik hati. Terkadang single juga dapat berdiferensiasi menjadi Jomblongitis saat ke-single-annya sudah terlalu lama. Namun dapat juga tetap menjadi single karena dia memiliki seseorang dihatinya, walaupun ke-single-lannya itu sudah lama *tunjuk-tunjuk diri sendiri*.
Intinya, enggak semua manusia single itu tidak memiliki tambatan hati. Contohnya... *tunjuk-tunjuk diri sendiri* Jadi sebenarnya ke-single-an itu tidak berarti apa-apa saat kamu memiliki seseorang  dihati *senyum-senyum depan kaca*

Berbahagialah orang single namun masih bisa mencintai, karena dialah pemilik kebahagiaan sejati.
Bertobatlah para jomblongitis, yang setiap hari mendoakan orang lain putus.

Baiklah sekian kuliah tentang radang, salam single !

You Might Also Like

1 comments

  1. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    ReplyDelete

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe