Sebuah Paragraf Yang Baik.

3:09 pm

Jadi sebenarnya, hidup itu seperti paragraf-paragraf dalam sebuah wacana di media cetak maupun media eletronik. Berisi kata demi kata yang menjadikannya kalimat, paragraf dan akhirnya tercipta satu wacana yang utuh. Ada subjek, predikat, objek serta keterangan waktu maupun tempat.

Ya hidup seperti itu, kau harus bisa meletakkan tanda baca ditempat yang tepat agar makna dan tujuannya tidak berbeda dari yang diharapkan. Harus tau kapan meletakkan koma; jika ingin menundanya sebentar dan kapan membubuhkan titik; ketika ingin mengakhiri untuk memulai suatu kalimat yang baru lagi. Kau juga harus mulai berpikir, nanti akan meletakkan kalimat utama dibagian mana; diakhir, diawal, ataupun diseluruh sudut paragraf. Serta menentukan jenis yang tepat pula; apakah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, maupun persuasi.

Kau harus tau sayang, paragraf yang baik tidak tergantung pada pemilihan kalimat-kalimatnya dan juga tidak berfokus penuh pada isi ceritanya. Paragraf baik akan memberikan hasil akhir yang baik, membuat pembaca tercengang dengan endingnya dan memastikan mereka penasaran sehingga membuatnya tak sabar untuk membaca paragraf-paragraf baru mu lagi.

Sekarang saya dalam proses pembuatan paragraf yang baik, namun sedang berhenti di tanda koma, menundanya sebentar. Entah nanti akan berakhir pada titik yang tepat, saya benar-benar tidak tahu. Yang pasti, saya sedang membuat paragraf yang baik.

Bagaimana dengan paragraf mu? Kau ingin menulisnya sendiri atau meminta bantuan orang lain? :)

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe