Hujan, Oat Meal dan Milo Panas

7:44 pm

Dari jam dua belas siang sampai jam empat sore aku habiskan di atas tempat tidur. Tadi pagi cuaca kota Medan sempat cerah, menjelang jam satu siang tiba-tiba berubah mendung dan hujan. Tepat sekali, ini waktu yang asik untuk dibawa tidur dan bermimpi.
Sekitar jam dua siang, mama nelepon. Nanya soal kebaya buat acara ulang tahun opung tanggal sembilan maret nanti udah siap atau belum. Aku me-accept cepat, lalu menjawab dengan setengah sadar. Kira-kira mama nanya begini tadi,
Mama : "Lagi dimana, Ca? Kebayanya kapan siap?"
Aku    : "Dirumah aja, Ma. Katanya siap tanggal tujuh. Engga bisa di cepetin, tukang jahitnya banyak order          pesenan, Ma"
Mama : "Ga kuliah, Ca? Ngapain sekarang?"
Aku    : "Enggak, Ma. Tidur, lagi hujan deras disini."
Mama : "Sama, disini juga hujan udah dua hari. Tidur aja kerja mu ya, tambah gembul nanti"
Aku    : "Ah, ga bakalan Ma. Wong tadi belum makan kok, makanya langsung tidur ga apa-apa. Gausah takut"
Mama : "Kenapa ga makan? Main-mainlah ke rumah opung pelajar, nanti kau disuruh beli pecal. Lumayan buat makan"
Aku    : "Lagi malas, Ma. Puyeng ujian, enakkan dirumah aja"
Mama : "Yaudah, lanjut tidur lah. Kita liat aja nanti paha siapa yang paling besar antara punya mama dan kau"
Aku    : "Zzzzz"
tut..tut..tut
Bangun-bangun, perut langsung keroncongan. Mau keluar nyari makan ga bisa, hujannya deras banget. Untung punya persediaan quaker oat meal dan milo di lemari makan, ini enak banget! Sambil nonton pesbukers di TV, aku melahap sesedok demi sesendok oat meal yang sudah di seduh dengan milo panas. Sluuurp.



TV, milo, oat meal, dan hujan. Adakah yang lebih nyaman dari itu?
Oh ada. Senyumanmu. :)

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe