Maaf ya

8:19 pm

Hey. Maafkan aku ya.

Maukah kau memaafkan aku?

Ini soal kelelahan yang kemarin aku alami, kelelahan yang aku anggap salah mu sepenuhnya. Padahal sebenarnya, bukan.
Memang akunya saja yang terlalu berharap. Sehingga ketika harapan itu tidak terwujud seperti apa yang diangankan, aku sakit.
Seperti kata-kataku di twitter kemarin, "Tidak ada salahnya berharap asal pada orang yang tepat". Dan ternyata kau bukan orang yang tepat untuk menampung seluruh harapan ku, aku yang salah.
Maafkan aku ya, karna sudah berpikiran buruk padamu, mengumpat mu, bahkan sampai-sampai berhenti mendoakan mu.
Maafkan aku ya. Maaf.

Mungkin dilain kesempatan aku akan mengatakan permintaan maaf ini secara langsung, bukan sekarang.
Ah, lagi-lagi aku hanya berani menumpahkannya disini.



Sekali lagi maafkan aku.

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe