Mengapa Bila Istri Meninggal Terlebih Dahulu Tak Berapa Lama Suami Akan Meninggal?

9:58 pm


Sering kepikiran gak sih, mengapa ketika seorang istri meninggal maka tidak lama kemudian sang suami akan menyusul si istri? Apa mungkin si istri manggil-manggil suaminya yang masih hidup di dunia ini untuk ikut sama dia atau memang si suami yang pada dasarnya gak sanggup hidup tanpa sang istri?

Pasti gak cuma aku aja yang penasaran akan hal ini. Apalagi di kehidupan nyata peristiwa ini sering terjadi dan semakin buat penasaran. Nah, sekarang aku baru tau jawabannya. 

Begini….

Pada manusia dibedakan antara banal sexuality dan aesthetic sexuality. Banal sexuality merupakan fungsi biologis yang semata-mata dipengaruhi oleh organ seksual dan hormone seksual. Hormon seksual yang berperan pada banal sexuality adalah testosteron (laki-laki) dan esterogen (perempuan), sedangkan pada kedua gen tersebut, neurotransmitter yang ikut memicu perangsangan seksual adalah serotonin.
Berbeda dengan hewan yang hanya memiliki banal sexuality, fungsi seksual pada manusia juga dipengaruhi aesthetic sexuality yang dikendalikan oleh korteks prefrontalis sebagai salah satu fungsi luhur manusia. Karena itu, pengendalian seksual pada manusia juga dipengaruhi oleh sistem GABA-ergik sebagai jaras pengendali perilaku. 
Pada hubungan seksual yang pertama atau pada masa bulan madu perkawinan, peran banal sexuality lebih kuat dari peran aesthetic sexuality. Dengan bertambahnya usia perkawinan, dan melalui proses penuaan semua organ biologis, fungsi banal sexuality semakin menurun. Pada usia tua (diatas 65 tahun), fungsi banal sexuality telah menurun mendekati intensitas nol. Akibatnya, aesthetic sexuality semakin meningkat dan tidak pernah berhenti meningkat sampai mati. Bila kita menggunakan skala 0 sampai 100, hal yang dapat dikatakan adalah bila intensitas banal sexuality semakin mendekati 0 maka intensitas aesthetic sexuality semakin mendekati 100.
Hal ini semakin sangat jelas terlihat pada gender laki-laki yang secara organo-biologis dan psikologis jauh lebih lemah daripada gender perempuan. Karena itu, hal tersebut dapat menerangkan mengapa pada usia tua, bila istri meninggal terlebih dahulu karena suatu sebab, dalam waktu yang tak berapa lama suami akan meninggal melalui kelainan yang dicetuskan oleh respons psikoneuroimunologis. Namun, bila suami meninggal lebih dahulu, istri biasanya masih mampu bertahan hidup sampai waktu yang cukup lama.

Udah cukup jelas kan? Jadi jangan lagi beranggapan bahwa ada fenomena gaib ketika rentang waktu meninggalnya istri berdekatan dengan waktu meninggalnya suami. 

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe