Tugas Baru

10:32 pm

Ketika pembagian dosen pembimbing skripsi satu bulan yang lalu, aku tidak tahu harus bahagia atau tidak. Kebahagian pertamanya adalah doaku selama ini dikabulkan Tuhan. Tuhan baik banget sama aku. Selama berbulan-bulan aku selalu berdoa agar diberi dosen pembimbing yang baik dan sesuai dengan kemampuanku. Jadi ada dua orang dokter yang aku doakan, yang pertama Prof. dr. Bistok Saing, Sp.A (K) dan yang kedua adalah dr. Donald Sitompul, Sp.KJ. Selain aku emang tertarik banget sama penyakit anak-anak, aku juga tertarik dengan penyakit jiwa. Kenapa aku memilih dua dokter ini? Padahal jelas-jelas banyak dokter lain dengan spesialisasi yang sama. Ya karna udah ngefans banget sama dua dokter ini mulai masuk kuliah sih. Ngefans! Dalam artian suka sama cara mereka ngajar, suka cara ngomongnya, suka cara marahnya (terutama Prof Bistok hihi), suka deh. Apalagi beliau-beliau ini bukan tipe dosen yang hobi mempersulit mahasiswa. Pokoknya berharap banget bisa dibimbing oleh dua dosen baik ini. Lalu tibalah hari pengumuman..... jengjengjeng aku deg-degkan kemarin, kira-kira siapa yang bakal jadi dosen pembimbing skripsi ku selama setahun kedepan dan setelah melihat ada nama dokter Donald disitu, aslik senengnya tak terkira! Doaku dikabulin, yeah. Puji Tuhan.
Kebahagiaan kedua adalah mungkin ini saatnya aku mulai mengaktifkan laptopku lagi, mulai menulis lagi. Setelah sekian lama menulis tentang hal-hal arbsurb yang gada gunanya, setelah sekian lama menggunakan laptop hanya sekedar untuk nonton film korea dan baca slide kuliah. Akhirnya laptopku berguna lagi. Berguna dalam artian yang positif tentunya. Otakpun mulai aktif lagi untuk menciptakan susunan-susunan kata yang baik. Tangan mulai capek mengetik banyak-banyak lagi. Jujur aku seneng, setidaknya aku punya pengalihan pikiran agar tidak menulis tentang manusia yang itu-itu saja (lagi). Juga tidak memikirkan manusia yang itu-itu juga lagi. 
Kebahagiaan ketiga adalah setahun lagi. Iya setahun lagi bakal keluar kampus dan pindah lokasi ke rumah sakit serta puskesmas, Dan itu artinya dalam waktu maksimal empat tahun lagi aku harus udah wisuda profesi. Amin-amin. Kalau kata Mama sih, "cepet tamat, Ca. Biar bisa punya duit sendiri dan gak minta-minta sama Mama lagi".

Jadi, sekarang lagi sibuk-sibuknya penyusunan KTI. Dan mungkin bakal jarang ngumpul sama anak-anak, jarang ketemu. Ah, semangat!

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe