Memo

11:12 pm

Jadi, memang, produktivitas dan ide menulis itu harus dipancing. Bukan ditunggu. Inspirasi bukan untuk ditunggu, tapi diciptakan. Sama seperti niat dan proposal penelitian. Entah ada berapa banyak memo yang kutempelkan didepan meja belajar ini. Isinya tentang proposal, semua. Memo-memo yang sudah ku tempel sejak dua bulan lalu eh atau empat bulan yang lalu. Namun memo ya tetap saja hanya sebuah kertas yang ditulisi deretan huruf dan angka, mereka tertempel disitu untuk mengingatkan si penulis memo tentang hal - hal yang harus di lakukan. 

Salah satu memo ku tertulis begini, 
"Slide presentasi proposal REMEMBER!!! deadline sebelum 2015"
Memo tersebut aku tulis sekitar dua bulan yang lalu. Tapi, apa yang tertulis di memo itu belum juga ku kerjakan sampai sekarang. Padahal waktu untuk nonton drama korea 21 episode aku bisa. Aku tidak tahu harus bersyukur atau sedih karna memiliki dosen pembimbing yang terlalu cepat dan 'gampang' dalam meng-ACC sebuah tulisan. Bahkan aku pernah berpikiran jahat seperti ini, jangan-jangan dosen pembimbingku bukanlah tipe perfeksionis dalam meneliti sebuah karya ilmiah sehingga begitu mudahnya meng-ACC proposal penelitian ku. Padahal teman-teman yang lain masih stuck bab 1 atau bahkan masih ada yang mencari judul penelitian. Sedangkan aku sudah melaju ke slide presentasi proposal. Ini aneh sih menurut aku. 
Kemarin cerita sama mama, dan beliau bilang harusnya aku bersyukur. Yap, aku harus bersyukur :) Tuhan Yesus yang baik terima kasih ya. 
Lalu sekarang apa? Sekarang lagi ngumpulin semangat buat nyusun slide presentasi proposal. Ah, mesti optimis pokoknya bisa cepat selesai lalu ikut yudisium pertama.

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe