Pindahan (soon)

8:49 pm

Sejujurnya aku sudah mulai tidak begitu betah berada di rumah kost ku yang sekarang. Kenapa? Aku sangat kesal dengan sikap acuh tak acuh para penghuninya.

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan April aku kehilangan sepeda motor di siang bolong. Tentu saja di gondol maling tak bermoral. Padahal aku sudah berada di tempat ini selama dua tahun, dan itu aman-aman saja. Memang lingkungan sekitar kampus dan kost-an ku ini terkenal dengan 'rawan kemalingannya'. Tapi benar selama dua tahun aku berada disini, sepeda motor diletakkan di luar sampai malam juga aman. Hal itu lah yang dulu sempat membuatku merasa sangat bersyukur mendapatkan kost-an ini. Lokasinya yang dekat dengan kampus, kamarnya yang besar, lingkungan yang bersih dan aman serta tidak ada jam malam ala-ala kost-an . Anak kuliahan mana yang tidak senang berada di tempat ini?



Tapi semenjak kehilangan sepeda motor bulan April kemaren aku jadi sedikit was-was. Pasalnya tetangga per-kost-an ku ini agak sulit diberi tahu. Mulutku sampai berbuih mengatakan agar segera menggembok pagar jika mereka keluar atau masuk dari kost. Tapi tetap saja dilanggar dan tidak peduli. Kesal kan? Apalagi kemarin-kemarin dulu aku sering koas keluar kota, ke Siantar dan Kisaran. Ya setidaknya jika aku sedang berada diluar kota Medan, mereka (read: tetangga) membantuku mengamankan kost-an ya ga? Sampai akhirnya kejadian sial itu terjadi, sepeda motorku lenyap. Segampang itu.
Aku berusaha untuk tetap berpikir positif atas kejadian malang itu, sebab memang kejadiannya tidak terjadi didepan mataku. Ketika itu aku sedang melaksanakan kepaniteraan klinik senior di Kisaran. Kali saja itu maling butuh duit banyak buat operasi melahirkan istrinya, terus ga sengaja lewat kost-an ku yang 'pagarnya tidak pernah dikunci'. Lalu timbullah niat yang datangnya dari si iblis jahat. Kejahatan memang terjadi jika ada niat dan kesempatan.

Ada baiknya sebagai manusia yang hidupnya berdampingan itu saling memperhatikan sekitar. Menjaga keamanan sebuah lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja kan? Itu butuh sebuah kesatuan.

Dan mungkin aku akan pindah dari tempat yang tidak aman ini. 

Secepatnya.

posted from Bloggeroid

You Might Also Like

2 comments

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  2. Selamat Siang Mbak Annisa,

    Saya sedang blogwalking dan menemukan blog anda.
    Saya Soraya dari http://serumah.com.
    Saat ini trend berbagi ruangan/roomsharing sangat marak di kota besar. Kami berinisiatif untuk membuat situs pencari teman sekamar/roommate agar orang-orang yang ingin menyewa tempat tinggal (apartemen, rumah atau kost) dapat berbagi tempat tinggal dan mengurangi biaya pengeluaran untuk tempat tinggal. Berawal dari ide tersebut, website serumah.com diluncurkan pada awal tahun 2016.

    Saat ini saya meminta bantuan anda untuk menuliskan artikel review mengenai serumah.com di situs blog anda. Saya dan Tim Serumah sangat menghargai jika Anda bersedia untuk memberikan review terhadap website kami dan menerbitkannya di blog anda.

    Mohon hubungi saya jika ada pertanyaan lebih lanjut. Saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.

    Soraya F.
    Cataga Ltd.
    soraya.serumah@gmail.com
    http://serumah.com/

    ReplyDelete

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe