Review : Laniege Water Sleeping Mask

2:17 pm

Oke, kali ini mau review salah satu produk holy grail versi ku. Ini adalah salah satu produk yang tingkat repurchasenya 90%, atau dalam arti lain mempunyai kesempatan yang besar untuk ku beli lagi ketika habis nanti.
Sedikit bercerita gimana awalnya aku bertemu dengan si manis ini. Sekitar awal tahun 2016 kemaren aku melaksanakan kegiatan KKS (kepaniteraan klinik senior) di RSUD Abdul Manan Kisaran yang terletak di Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Jika melalui transportasi darat (mobil pribadi atau bus) akan memakan waktu sekitar 5 jam dari Kota Medan, sedangkan dengan kereta api hanya 4 jam. Aku sih lebih suka naik kereta api, karna nyaman dan cepat sekaligus murah. Harga tiket kereta api dari Stasiun Medan ke Stasiun Kisaran hanya RP. 30.000 murah banget kan?!

Aku berada di kota yang terletak tak jauh dari pantai ini sekitar 6 bulanan. Iklim Kisaran dan Medan sangat jauh berbeda. Cuaca di Kota Kisaran selalu panas bahkan di malam hari tetap juga panas. Letaknya dekat dengan pantai, mungkin salah satu pencetusnya. Selain itu air di Kisaran juga tidak sebening air di Medan atau Siantar (sebelum ke Kisaran, aku koas di Siantar selama 6 bulan), airnya berminyak dan bertanah alias kalau diendapin di bak sekitar 2 harian bakal menciptakan residu-residu tanah di dasar bak mandi. Akibat dari cuaca dan kondisi air yang tidak 'memanusiakan' manusia ini, akhirnya jerawat yang dulu sempat hilang ketika aku koas di Siantar mendadak muncul lagi. Kesel, emosi, dan rasanya tiap liat cermin merasa jijik dengan diri sendiri. Jerawat-jerawat ini ibaratnya mantan yang dulu seenaknya sama kita, terus tiba-tiba muncul lagi ketika kita udah berhasil buat move on. Kesel kan? Banget. 
Nah, aku mikir nih gimana caranya membasmi jerawat menyebalkan ini. Googling dan liat review beauty blogger. Emang sih aku niatnya mau nyari masker yang ringan dan ga bikin kulit kering. Karna, tahu kah kamu? Salah satu pencetus jerawat muncul itu bisa karna kulit kita dehidrasi loh. 

Kebetulan saat itu lagi boomingnya drama korea Descendants Of Sun, yeah everybody know about this drama right? Kakak cantik Song Hye Kyo begitu gencarnya mempromosikan sebuah brand asal korea Laneiege, ingat adegan pas Kapten Yoo Shi Jin nulis pakai two tone lip bar Laniege kepunyaan Kang Mo yoen. Nah dari sini aku teringat dengan Water Sleeping Mask Laniege yang sudah fenomenal beberapa tahun sebelum DOTS ditanyangkan. Udah lama juga mengincar produk ini, tapi selalu maju mundur buat belinya karna saat itu belum tau gunanya buat apa. Reviewnya cukup bagus, dan sebagian besar beauty blogger menyukainya. 





Singkat cerita, kebetulan Blue Herbal Moisturizer Kiehls ku habis. Aku sudah menggunakan ini selama 2 tahun sejak tahun 2013 - 2015, dan so far suka banget except harganya yang mahal menurutku. Aku sudah menghabiskan sekitar 4 tube selama 2 tahun untuk moisturizer ini. Lalu stalking-stalking IG buat nyari online shop terpercaya yang jual Kiehls dan Laniege. Karna berhubung aku ga punya waktu dan kesempatan buat balik ke Medan buat beli. 
Dapatlah sebuah IG dengan review pelanggan yang bagus. Menjual skincare dan makeup original. Aku sungguh bersyukur bisa menemukan akun online shop ini. 

Aku beli Laniege Water Sleeping Mask melalui IG : bilikayu dengan harga kalau gak salah sekitar 290ribuan. Paketan datang sekitar 5 hari kemudian melalui jasa pengiriman paket JNE. Didalam paket ada Laniege Water Sleeping Mask dan Ultra Facial Oil Free Gel Cream Kiehls (kepikiran pengen nyoba ini, kali aja lebih ngefek dari pada moisturizer kiehls ku sebelumnya.)

Produk laniege ini dikemas dengan kotak berwarna putih dan biru, seperti kotak produk skincare pada umumnya. Didalam kotak ada sendok kecil berwarna transparan yang berfungsi untuk mengambil produk tanpa mengotori tangan. For first impression, aku suka dengan kemasannya. Keliatan tebal dan terkesan mahal. 



Berhubung aku tidak tau bahasa korea yang tertera di kemasan dan kotak, aku googling lagi gimana cara menggunakan sleeping mask ini dengan tepat. Lalu didapati bahwa masker ini digunakan 20 menit sebelum tidur, setiap 2 - 3 kali perminggu. Disarankan juga agar menghirup aroma masker ini dari dalam jar sekitar 5 detik, karna katanya bisa membuat mood baik dan tidurpun nyenyak. Jujur sih aku suka aroma masker ini, seperti aroma sabun.



Tekstur : Masker ini seperti krim namun tidak selengket krim. Bukan juga gel. Ketika diaplikasikan kewajah, agak sedikit lengket sekitar 1 menitan. Namun setelah itu teksturnya berubah menjadi air, iya pure water. 

Aroma : Seperti yang kujelaskan tadi, seperti aroma sabun. Dan aku emang suka dengan aroma sabun haha 

Hasil Setelah Pemakaian : Bagus banget. Pagi-pagi kulit wajah ku halus dan agak cerahan (gak tau ini sugesti atau apa). Tapi serius efek sleeping mask ini diluar ekspetasi ku ketika pertama kali menggunakannya. 

Harga : Menurutku worthy ya, dengan efek sebagus dan isi yang banyak begini harganya Rp 290.000. Aku juga udah googling dimana lagi harus beli masker ini jika habis, ternyata beli di Athea lebih murah lagi loh Rp 255.000 dengan ongkir gratis jika pembelian minimal Rp 300.000. 

Repurchase : Definitely big yes!

Rating : 5/5

Gimana dengan kamu? Masih yakin tetap maju-mundur untuk mencoba produk holy grail ini setelah membaca review aku? Atau kamu punya masker andalan sendiri? Jika ya, silakan tulis komentar kamu dibawah ya, mari berbagi produk bagus di kotak pandora ini. Juga jika kamu ingin aku menulis review tentang Blue Herbal Moisturizer dan Ultrafacial Oil Free Gel by Kiehls, silakan juga isi komentar dibawah ya. 


You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe