Surat Hari Ke - 2 #30HariMenulisSuratCinta

1:00 pm

Buat Papa, 

Seorang laki-laki yang bisa bikin borunya bahagia, Papa. Selalu punya cara bagaimana caranya agar borunya selalu percaya kalau masih punya seorang laki-laki yang baik. Aku menyempatkan untuk menulis surat ini disela-sela jadwal les UKMPPD-ku yang padat. 

Jujur selama ini aku memang bukan seorang anak yang terlalu sering menanyakan kabar Papa disela-sela kesibukan ku. Selalu saja Papa yang bertanya duluan aku sedang apa dan ada dimana. Mungkin itu karna aku terlalu canggung untuk menanyakan kabarmu setiap hari, padahal aku ingin melakukannya. Aku memang lebih sering menanyakan dan bercerita tentang segala hal dengan Mama. Bukan karna tidak mau berbagi cerita dengan mu, Pa. Tapi karna memang terkadang ada masalah-masalah perempuan yang lebih baik diceritakan dengan sesama perempuan. 

Terimakasih Pa, sudah selalu bertanya bagaimana keadaan ku walaupun itu hanya melalui sambungan telepon selama dua puluh detik. Terimakasih sudah bertanya ulang walaupun mungkin engkau sudah tau cerita lengkapnya dari Mama. Pa, terimakasih sudah percaya atas kemampuan ku hingga aku bisa berada ditahap ini sekarang. 

Pa, dari mu aku belajar bahwa segala hal dapat dicapai dengan kerja keras dan tanggung jawab. Walaupun sering kali kerja keras mu tidak sesuai dengan apa yang kau dapatkan, tapi Papa selalu mengajarkan ku untuk selalu bersyukur.

Mungkin jika aku bisa memilih seorang pasangan hidup kelak, aku akan mencari yang seperti Papa. Karna aku juga ingin anak-anakku kelak mengagumi ayah mereka sama seperti aku sangat menganggumi Papa. 

I thank God everyday for bringing you into my life. 

Tuhan menjagamu, Pa.


-Salam sayang yang tidak akan pernah luntur, boru panggoaranmu-

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe