[Review] Bali Alus Seamint Face Mask

12:07 pm

Happy weekend! Weekend adalah waktunya aku review produk, yeay!

Akhir-akhir ini aku lagu suka-sukanya pakai face mask, sampai dalam sehari aku bisa pakai masker dua kali. Pagi hari aku pakai masker tomat, iyap tomat yang dipotong-potong terus di gosokin ke muka sedangkan malam harinya aku pakai powder mask atau clay mask yang dibuat oleh pabrik. Tapi entah kenapa aku kurang suka sama masker yang berbentuk sheet mask, padahal korea suka banget kan pakai sheet mask gitu. Aku lebih milih masker yang wash off atau yang dicuci pakai air jika sudah kering. 

Kali ini aku mau review masker tradisional yang lagi sering aku pakai. Kebetulan setelah mengubek-ubek isi file di google search, masker ini masih tergolong jarang direview. Mungkin karna belum banyak orang yang tahu atau pernah liat tapi gak tertarik mencoba. Masker ini aku beli di Bali ketika lagi jalan-jalan kesana. Entah kenapa aku selalu aja tertarik mencoba produk tradisional yang dibuat oleh bahan rempah-rempah. Bahkan skincare ku aja selama 3 tahun selalu memilih yang organik gitu, kayak keluaran The Body Shop ataupun Kiehls. 

Everyone know kalau Bali selain terkenal karna wisata dan pantainya, mereka juga dikenal dengan produk-produk spa yang bagus. Atas dasar inilah, sebelum kesana aku udah niatin diri sendiri buat beli produk perawatan keluaran bali. Penasaran dan yaaa lagi-lagi aku suka sama produk tradisional berbahan rempah-rempah dan tumbuhan. 


Aku bahas dari kemasan dulu ya. Kalau dilihat-lihat, kemasannya biasa aja, cuma dibungkus plastik warna silver lalu ditempeli stiker depan-belakang. Aku sih gak tertarik kalau liat kemasannya. Apalagi jaman sekarang udah banyak masker lokal dengan kemasan yang bagus-bagus, sehingga orang tertarik buat belinya. Mungkin lain kali Bali Alus bisa memperbaiki kemasan produknya lagi. Sayangkan kalau punya produk bagus tapi kemasannya tidak mendukung. Padahal bentuk kemasan yang menarik menjadi salah satu daya tarik pelanggan buat beli loh. Maaf, komposisinya terpotong disitu. Aku juga udah cari di web Bali Alus untuk komposisi bahan masker ini, tapi susah banget buat nemunya. Jadi sekali lagi maaf ya, aku ga bisa menjabarkan komposisi masker ini. 


Bentuk masker ini berupa bubuk. Jadi harus dicampur dengan air atau toner. Aku biasanya campur dengan air mawar putih mustika ratu yang udah dimasukkan ke kulkas sebelumnya. Warna masker ini hijau mint yang soft banget, aromanya mint segar dan jujur aku suka sama aromanya, super relaxing dan bikin tenang pikiran. 

Pardon my face hihi
Ketika di aplikasikan ke wajah, ada rasa cekit-cekitnya gitu. Mungkin buat yang baru pertama kali coba bakal ngerasa pedih. Aku rasa itu karna efek mintnya, namun jangan khawatir rasa cekit-cekitnya cuma sebentar kok entar lama-lama ilang dan yang tinggal cuma efek dinginnya doang. Setelah kering masker yang semula berwarna hijau mint soft ini akan berubah jadi warna putih. Keringnya cepat, sekitar 10 - 15 menit. Aku saranin kalau udah kering langsung dibilas dengan air ya, jangan didiemin terlalu lama biar manfaatnya gak hilang. 

Overall, aku suka sama masker ini. Efeknya relaxing dan bikin seger kulit. Kalau di aku sih agak bisa bikin jerawat kempes. Disclaimer nih ya, aku punya jerawat di pipi kanan yang lumayan ganggu dan bikin sebel. Setelah pakai ini, rasanya jerawat yang awalnya merah jadi sedikit calming dan tenang. Aku biasa pakai ini setiap 2 hari sekali. 

Isi masker ini 100 gram dan lumayan lama habisnya. Harganya murah sih menurutku yaitu Rp. 28.500,-. Aku beli ini di Pusat Oleh-oleh Krisna Bali, dan setelah aku searching ternyata di beberapa guardian dan boston ada juga jual produk Bali Alus. 

Repurchase? Yes! Mudah-mudahan bisa nemu di guardian ya. Karna aku suka banget sama face mask ini hihi.

Next time aku bakal review face mask lain ya. Soalnya aku emang suka maskeran, dan jenis maskerku lumayan banyak dirumah. Beberapa ada yang bagus, tapi tentu ada yang mengecewakan. 

So ya, stay tune terus di blog ini! ^^


You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe