Bahas Filem : Will You Be There? (2016)

5:56 pm


Sebenarnya aku nonton film ini bulan lalu, cuma baru sempat bahas sekarang. Pertama kali tau film ini dari akun instagramnya Ji Soo, doi ngepost foto diatas dengan caption tulisan hangul. Ya jelas lah aku gak ngerti haha! Karna penasaran, akhirnya aku baca komentar yang ada di postingan itu. Beruntung dong ternyata kebanyakan yang koment adalah orang indonesia. Bahkan ada yang nanya begini, "Ini judulnya apa ya?" terus akun lain menjawab "Will you be there?". Kadang aku salut deh dengan Indonesia ini, di setiap postingan instagram artis ataupun aktor luar negri pasti ada saja paling enggak satu orang Indonesia yang isi kolom komentar. Jadi kita gak perlu repot-repot buat cari tahu apa yang terjadi, walaupun isi captionnya bahasa arab. Selalu saja ada orang Indonesia yang menjelaskan di kolom komentar. Proud of Indonesia! 

Genre film ini, Time Travel. Yes, aku kenapa selalu saja tertarik dengan genre film flashback kayak gini yaa. Kayaknya udah udah banyak banget nonton film genre time travel, bahkan sampai lupa udah nonton yang mana aja. 
Menurutku dalam film ini cuma ada 2 pemeran utama, Kim Yun Seok (Soo Hyun tua) dan Byun Yo Han (So Hyun muda). Btw karna film ini sekarang aku jadi suka sama si Byun Yo Han, walaupun disini karakternya ngeselin sih tapi dia ganteng bangeet. Dan belakangan aku baru tahu kalau Byun Yo Han juga main di Drama TvN Misaeng : Incomplete Life yang juga aku tonton bulan lalu. 

Film ini bercerita tentang seorang dokter bedah anak bernama So Hyun yang sedang melakukan pekerjaan kemanusiaan di Kamboja. Jadi ketika dia hendak pergi dengan helikopter bersama timnya, seorang bapak tua menggendong anak kecil dengan bibir sumbing yang ternyata belum sempat di operasi oleh So Hyun berlari kearah helikopter seperti mengisyaratkan supaya dia jangan pergi. Karna kasihan, akhirnya So Hyun menyuruh para tim medisnya untuk balik duluan ke Korea sedangkan dia tinggal di Kamboja untuk menolong kakek tadi. 

So Hyun tua dan Bapak Tua di Kamboja
Setelah menolong bapak tua dan anak kecil tadi, dia diberi 10 butir pil berwarna kuning pucat. Yang sebenarnya So Hyun tidak tau apa kegunaan pil itu. Tapi karna dia tidak mau mengecewakan hati si bapak tua, akhirnya dia menerima pemberian bapak tua itu. 
Setelah So Hyun balik ke Korea, dia penasaran sama pil pemberian bapak tua itu. Kebetulan, selama ini ada satu keinginannya yang belum sempat dia penuhi yaitu bertemu kekasihnya yang sudah meninggal dimasa lalu. Di lain sisi So Hyun sudah putus asa dalam menjalani hidup karna kanker paru yang sedang dialaminya. Satu-satunya penyemangat hidupnya cuma anak perempuannya, Soo A (Park Hye Soo). 

So Hyun tua dan Soo A
Akhirnya diputuskannya lah untuk meminum satu pil pemberian si bapak tua, toh sebentar lagi aku juga akan mati jadi gak masalah kalau minum pil gak jelas begini pikir So Hyun. Tanpa dia sangka ternyata pil itu membawa So Hyun ke masa lalunya, di Seoul tahun 1985 ketika dia masih jadi dokter residen bedah anak. 
Awalnya dia gak percaya, mungkin ini semua hanya mimpi begitu juga So Hyun muda yang bertemu dengannya di tahun 1985. Tapi lama-lama kedua So Hyun ini bisa mengerti dan percaya bahwa perjalanan waktu itu memang ada. Setelah beberapa kali kembali ke tahun 1985, So Hyun muda curiga kenapa So Hyun tua tidak pernah membahas bagaimana Choi Yeon Ah (Chae Soo Jin) yang merupakan kekasih mereka di masa depan. Akhirnya So Hyun muda tahu kalau Yeon Ah akan meninggal. Akibat kebenaran ini terjadilah perdebatan antara So Hyun tua dan So Hyun muda. Si So Hyun tua hanya ingin bertemu dengan Yeon Ah, sedangkan So Hyun muda ingin menyelamatkan Yeon Ah agar tidak meninggal.

So Hyun tua dan So Hyun muda
Perbedaan pendapat antara So Hyun tua dan So Hyun Muda menimbulkan titik klimaks dalam film ini. Berbagai pertimbangan harus dipikirkan. Karna satu saja jalan di masa lalu yang berubah, maka akan merubah perjalanan di masa So Hyun tua. Satu-satunya hal yang So Hyun tidak ingin hilang dari hidupnya adalah kehadiran Soo A, anak perempuannya. Berbagai kejadian terjadi mulai dari putusnya hubungan So Hyun dengan sahabat lamanya Tae Ho (Kim Sang Ho), hilangnya Soo A dari hidupnya, sampai meninggalnya Yeon Ah dalam kejadian yang berbeda dan cara berbeda. Hal ini membuat So Hyun tua terpaksa kembali berkali-kali ke masa lalu untuk memperbaikinya. 

So Hyun muda dan Choi Yeon Ah 
Film ini akan mengaduk-aduk emosi kamu. Mulai dari tertawa, bahagia, kesal dan akhirnya menangis namun tersenyum lagi. Ku pastikan ending film ini, happy ending! Sifat So Hyun muda yang labil dan egois, bikin aku sedikit kesal. Ya mungkin karna dia sayang banget sama Yeon Ah. Cara So Hyun mencintai Yeon Ah bikin perempuan-perempuan yang nonton sejenak percaya bahwa laki-laki baik itu masih ada haha. Sedangkan So Hyun tua berbanding terbalik sifatnya saat dia masih tua, cenderung melankolis, depresif, dan sering menyendiri. Mungkin karna penyesalannya kepada Yeon Ah 30 tahun lalu dan kanker paru stadium lanjut yang sedang dialaminya.

Pokoknya kamu mesti nonton film ini ya. Kalau bisa nontonnya sendirian aja, biar bisa nangis bebas di adegan-adegan sedih hihi. Soalnya pengalaman aku kalau nonton film barengan, apalagi film sedih, feelnya ga bakal dapat. Karna emosi buat ngeluarin kekesalan dan kesedihan dalam menonton film itu bakal tertahan karna takut diliatin temen. Ujung-ujungnya entar malah jadi awkward karna liat-liatan siapa yang bakal nangis duluan haha.  

Selamat menonton dan happy weekend readers!

You Might Also Like

0 comments

"...ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk"
--Efesus 3:5b

NEWSLETTER

Subscribe